+ Vaporisasi laser. Evaporasi laser pada HGSIL memberikan keberhasilan sampai 94% untuk
lesi tidak luas dan92% untuk lesi luas. HGSIL yang disertai NIS III memberikan indikasiyang kuat untuk dilakukan histerektomi.
Pada 795 kasus HGSIL yang dilakukan dengan konisasi didapatkan risiko residif atau kegagalan 0,9-1,2%.
2. Manajemen Mikroinvasif
Diagnosa untuk stadium IA1 dan IA2 hanya dapat diberitahukan setelah
adanya pemeriksaan intensif Pemeriksaan intensif dapat dilakukan dengan:
+ Biopsi cone dengan batas sel-sel normal, Pemeriksaan dengan biopsi
positif menunjukkan CIN III atau kanker invasive. Bila hasil menunj
CIN Ill maka sebaiknya dilakukan biopsi cone ulangan. Sebab
stadium penyakitnya lebih tinggiyaitu lB.
+ Trakelektomi
+ Histerektomi.
+ Kolposkopi
Pemeriksaan dengan kolposkopi dianjurkan untuk
kemungkinan adanya Vaginal Intraepithelial Neoplasia (vAIN). Har ini di
sebelum dilakukan terapi definitif. Pada staging serviks rA1 dapat di
dengan histerektomitotal baik abdominal maupun vaginal. Apabila ada
atau vAIN maka vagina yang harus ikut diangkat. pertimbangan fertilitas
pasien-pasien dengan stadium ini mengarahkan terapi hanya pada biopsi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar