Kamis, 22 Desember 2011

tidak akan turun. Sedangkan jika lesi meluas (> 2,5 cm). Maka tetapi turun sampai 50%.


+ Vaporisasi laser. Evaporasi laser pada HGSIL memberikan keberhasilan sampai 94% untuk



lesi tidak luas dan92% untuk lesi luas. HGSIL yang disertai NIS III memberikan indikasiyang kuat untuk dilakukan histerektomi.







Pada 795 kasus HGSIL yang dilakukan dengan konisasi didapatkan risiko residif atau kegagalan 0,9-1,2%.







2. Manajemen Mikroinvasif





Diagnosa untuk stadium IA1 dan IA2 hanya dapat diberitahukan setelah





adanya pemeriksaan intensif Pemeriksaan intensif dapat dilakukan dengan:





+ Biopsi cone dengan batas sel-sel normal, Pemeriksaan dengan biopsi



positif menunjukkan CIN III atau kanker invasive. Bila hasil menunj





CIN Ill maka sebaiknya dilakukan biopsi cone ulangan. Sebab



stadium penyakitnya lebih tinggiyaitu lB.





+ Trakelektomi



+ Histerektomi.



+ Kolposkopi



Pemeriksaan dengan kolposkopi dianjurkan untuk





kemungkinan adanya Vaginal Intraepithelial Neoplasia (vAIN). Har ini di





sebelum dilakukan terapi definitif. Pada staging serviks rA1 dapat di





dengan histerektomitotal baik abdominal maupun vaginal. Apabila ada





atau vAIN maka vagina yang harus ikut diangkat. pertimbangan fertilitas



pasien-pasien dengan stadium ini mengarahkan terapi hanya pada biopsi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar