1985 tentangZatWarna Tertentu yang dinyatakan Sebagai Bahan Berbahay+
memuat sebanyak 30 zatwarna yang dilarang digunakan untuk pangan tenna$t
rhodamin B dan kuning metanil. Pelarangan tersebut tentunya berkaitan dengA
dampaknya yang merugikan kesehatan manusia. Potensi risiko yang dap*
ditimbulkan dari masing-masing keempat bahan berbahaya tersebut adafl
sebagai berikut:
I Boraks beracun terhadap semua sel. Bila tertelan senyawa ini dap*
menyebabkan efek negatif pada susunan syaraf pusat, ginjal dan hati. Giqid
merupakan organ yang paling mengalami kerusakan dibandingkan dengn
organ lain. Dosis fatal untuk dewasa berkisar antara 15-20 g dan untuk anak-
anak 3{ g. Bila tertelan, dapat menimbulkan gejala-gejala yang ternrrde
meliputi badan terasa tidak nyaman (malaise), mual, nyeri hebat pada penn
bagian atas (epigastrik), pendarahan gastroenteritis disertai muntah daraL
diare, lemah, mengantuk, demam, dan rasa sakit kepala.
I Formalin (larutan formaldehid), paparan formaldehid melalui saluran
pencernaan dapat mengakibatkan luka korosifterhadap selaput lendir saluran
pencernaan disertai mual, muntah, rasa perih yang hebat dan perforasi
lambung. Efek sistemik dapat berupa depresi susunan syaraf pusat, koma
kejang, albuminaria, terdapatnya sel darah merah di urine (hematuria) dan
asidosis metabolik. Dosis fatal formalin melalui saluran pencernaan pernah
dilaporkan sebesar 30 ml. Formaldehid dapat mematikan sisi aktif dari proteirr
protein vital dalam tubuh, maka molekul-molekul itu akan kehilangan fungsi
dalam metabolisme. Akibatnya fungsi sel akan terhenti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar