kokarsinogen infeksi virus.
Sebuah penelitian menunjukkan, lendir serviks pada wanita perokok mengandung
nikotin dan zat-zat lainnya yang ada di dalam rokok. Zat-zat tersebut
akan menurunkan daya tahan serviks di samping merupakan kokarsinogen
infeksivirus. Tembakau merusak sistem kekebalan dan mempengaruhi
kemampuan tubuh untuk melawan infeksi HPV pada serviks.
Merokok meningkatkan tingkat reproduksi virus human papilloma (HPV)
pada laki-laki. Ini ditemukan oleh sebuah penelitian di Jerman. Merokok juga
mempercepat pengembangan sel yang disebut sel Squamous Intraepithelial Lesions (SIL).
Sel yang dapat menyebabkan kanker leher rahim.
+ Penggunaan Celana Ketat
Kondisi lingkungan vulva dan vagina dapat diakibatkan karena pemakaian celana
yang ketat. Benarkah itu? Terutama jika bahan celana itu terbuat dari
kan yang dapat menghambat pernafasan daerah vulva dan vagina misalnya nillon.
Sebetulnya secara umum tidak ada dampak langsung dari pemakaian celana
ketat atau legging terhadap kesehatan alat reproduksi perempuan.
Dampak tersebut akan bisa muncul jika digunakan terus menerus dalam jangka
yang lama.
Mengapa hal itu bisa terjadi? Secara normal di dalam vagina terdapat banyak
mikro organisme yang sebagian besar tidak membahayakan tubuh. Hanya
sekitar 5% saja bakteri pathogen yang berkeliaran dalam vagina. Namun jika
ada bakteri dari luar yang menyerang maka bakteri tersebut dapat berkembang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar