Jumat, 23 Desember 2011

tersebut pada serviks adalah menurunkan status imun lokal sehingga dapat


kokarsinogen infeksi virus.





Sebuah penelitian menunjukkan, lendir serviks pada wanita perokok mengandung





nikotin dan zat-zat lainnya yang ada di dalam rokok. Zat-zat tersebut





akan menurunkan daya tahan serviks di samping merupakan kokarsinogen





infeksivirus. Tembakau merusak sistem kekebalan dan mempengaruhi





kemampuan tubuh untuk melawan infeksi HPV pada serviks.







Merokok meningkatkan tingkat reproduksi virus human papilloma (HPV)





pada laki-laki. Ini ditemukan oleh sebuah penelitian di Jerman. Merokok juga





mempercepat pengembangan sel yang disebut sel Squamous Intraepithelial Lesions (SIL).



Sel yang dapat menyebabkan kanker leher rahim.





+ Penggunaan Celana Ketat





Kondisi lingkungan vulva dan vagina dapat diakibatkan karena pemakaian celana





yang ketat. Benarkah itu? Terutama jika bahan celana itu terbuat dari





kan yang dapat menghambat pernafasan daerah vulva dan vagina misalnya nillon.





Sebetulnya secara umum tidak ada dampak langsung dari pemakaian celana





ketat atau legging terhadap kesehatan alat reproduksi perempuan.





Dampak tersebut akan bisa muncul jika digunakan terus menerus dalam jangka





yang lama.





Mengapa hal itu bisa terjadi? Secara normal di dalam vagina terdapat banyak





mikro organisme yang sebagian besar tidak membahayakan tubuh. Hanya



sekitar 5% saja bakteri pathogen yang berkeliaran dalam vagina. Namun jika



ada bakteri dari luar yang menyerang maka bakteri tersebut dapat berkembang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar