Sabtu, 31 Desember 2011

Tipe-Tipe: Asma alergi (extrinsic) dan Asma nonalergi (intrinsic)




Dokter anda mungkin merujuk ke asma sebagai "extrinsic" atau "intrinsic". Suatu pengertian yang lebih baik dari sifat asma dapat membantu menerangkan perbedaan-perbedaan antara mereka. Extrinsic, atau asma alergi (allergic asthma), adalah jauh lebih umum (90% dari semua kasus-kasus) dan secara khas berkembang pada masa kanak-kanak. Kira-kira 80% dari anak-anak dengan asma mempunyai alergi-alergi yang terdokumentasi. Secara khas, ada suatu sejarah alergi-alergi keluarga. Apalagi, kondisi-kondisi alergi lainnya, seperti alergi-alergi hidung atau ekzema (eczema), seringkali juga hadir. Asma alergi seringkali menghilang (go into remission) pada awal kedewasaan. Bagaimanapun, pada 75% dari kasus-kasus, asma kemudian timbul kembali.



Asma Intrinsic mewakili kira-kira 10% dari semua kasus-kasus. Dia umumnya berkembang setelah umur 30 tahun dan secara khas tidak berhubungan dengan alergi-alergi. Wanita-wanita lebih sering terlibat dan banyak kasus-kasus kelihatannya mengikuti suatu infeksi saluran pernapasan. Kondisinya dapat menjadi sulit dirawat dan gejala-gejalanya seringkali kronis dan sepanjang tahun.



Gejala-Gejala dan Tanda-Tanda Khas Asma



Gejala-gejala asma berbeda dari orang ke orang dan didalam individu dari waktu ke waktu. Adalah sangat penting untuk mengingat bahwa banyak dari gejala-gejala ini dapat menjadi tidak kentara dan mirip dengan yang terlihat pada kondisi-kondisi lain. Semua gejala-gejala yang disebut dibawah dapat hadir pada kondisi-kondisi lain pernapasan, dan kadangkala, jantung. Kebingungan yang berpotensi ini membuat identifikasi terjadinya gejala-gejala dan tes-tes diagnostik, menjadi sangat penting untuk mengenali kelainan-kelainan ini.



Empat gejala-gejala utama yang dikenali:



• Napas yang pendek - terutama dengan pengerahan tenaga atau waktu malam



• Mencuit-cuit (wheezing) - suatu suara bersiul atau berdesis ketika mengeluarkan napas



• Batuk - mungkin kronis; umumnya memburuk waktu malam dan waktu awal pagi; dan dapat terjadi setelah latihan atau ekspose pada udara dingin dan kering



• Dada Sesak - bisa terjadi dengan atau tanpa gejala-gejala diatas



Fakta-Fakta Asma



Asma dikelompokkan berdasarkan pada frekwensi dan beratnya gejala-gejala, atau "serangan-serangan", dan hasil-hasil dari tes-tes fungsi paru-paru.



• 30% dari pasien-pasien mempunayi gejala-gejala asma yang ringan, sebentar-sebentar (kurang dari dua episode setiap minggu) dengan tes-tes pernapasan yang normal



• 30% mempunyai gejala-gejala asma yang ringan, gigih (dua atau lebih episode-episode setiap minggu) dengan tes-tes pernapasan yang normal atau abnormal



• 40% mempunyai gejala-gejala asma yang sedang atau berat, gigih (setiap hari atau terus menerus) dengan tes-tes pernapasan abnormal


Jumat, 30 Desember 2011

+ Endometrium




+ Tirmor rahim (myoma).



+ Adanya kista dan sebagainya.





Semua penyakit itu tak repas dari pengetahuan Anda dalam mengenal



alat reproduksi Anda. Menjaga alat reproduksi wanita memang tidak mudah.



Anda harus mempunyai pengetahuan khusus tentang itu. sebab jika kita salah



langkah maka kita dapat beresiko terkena kanker. Misarnya saja saat bagian



vagina kita gatal, seharusnya hta tidak boleh memberinya bedak tabur. sebab ini



akan beresiko daram penyebaran kanker leher rahim. jika kita tidak mempunyai



pengetahuan yang luas maka kita tidak akan tahu, bahwa bedak tabur adalah



bedak yang seharusnya tidak digunakan untuk itu perdalamlah pengetahuan



Anda mengenai alat reproduksi Anda. cara awal untuk memperdalam



pengetahuan Anda adalah mengenal dahulu apa saja alat reprodukisi yang anda miliki.





B. Anatomi Organ Reproduksi





Anatomi organ reproouksi wanita memang dibuat rumit. Ada dua



percabangan indung telur. setiap bulan kedua indung telur ini bergantian



menghasilkan ser terur.Dimana organ reproduksi juga banyak bermacam-



macam kelenjar. Sebelum mengenal jauh apa saja bagian-bagian dari alat



reproduksi wanita. kita lihat dahulu dimana letak dari ala-t-alat reproduksi itu


Kamis, 29 Desember 2011

I Kelas V


Ditemukan sel-sel Yang ganas'





6. Alat



Alat- alat yang diperlukan untuk pengambilan tes pap



sebagai berkut:



+ Formulir konsultasi sitologi



+ Spatula ayre yang dimodifikasi dan cytobrush





+ Kaca benda yang satu sisinya yang telah diberi label atau tanda



+ Speculum cocor bebek (gravels) kering



+ Tabung berisikan larutan fiksasi alcohol 95%





7. Cara Pemeriksaan PaP Smear



Cara pemeriksaan pap smear memang agak beresiko' Sebab





berada di dalam. Namun petugas yang ahli sudah tentu dapat



Cara pemeriksaan pap smear adalah sebagai berikut:





t Wajib mengisi wadah sPecimen'





iniwajib dilaksanakin sebelum memulai prosedur. Pastikan b



wadah specimen diisi oleh petugas yang ada' Preparat yang akan





juga diberi labelyang menulis tanggal dan nama serta nomor



jtng"n lupa gunakanlah sapu tangan agar steril'


Bila hasil pada pasien Pap Test ternyata positif, maka harus dilanjutkan




pemeriksaan biopsy terarah dan patologi. Pap Smear sudah dapat





kanker leher rahim. Meskipun masih ada tingkat pra kanker





dini). Dengan pemeriksaan ini bisa memberikan harapan kesembuhan





Sebaliknya pada penderita yang datang terlambat, harapan untuk sembuh





nrlampau sulit.





Tes Pap Smear





dari tes pap smear adalah:





Uencoba menemukan sel-sel yang tidak normal dan dapat berkembang



mnjadi kanker serviks.



f,btuntuk mendeteksi adanya gejala pra kanker leher rahim bagi seseorang



lurg belum menderita kanker.



lhuk mengetahui kelainan-kelainan yang terjadi pada sel-sel kanker leher



rCrim



fengetahui tingkat berapa keganasan serviks.





yang Dianjurkan tes Pap Smear





llhnita yang dianjurkan untuk melakukan tes pap smear biasanya mereka



tfrrggi aktivitas seksualnya. Namun tidak menjadi kemungkinan juga





yang tidak mengalami aktivitas seksualnya memeriksakan diri. Berikut





wanita- wanita sasaran tes pap smear:





$etiap 6-12 bulan untuk wanita yang berusia muda sudah menikah atau



bdum namun aktivitas seksualnya sangat tinggi.





Cara cetdas Kanker servik @


tan lebih




h yang





i. Namun





dan pe





berupa:





abnormal



sasi.





inan akan me





perdarahan





kukan histe





ditemukan di





memiliki





Kanker Serviks





ilmun bila sel-seltidak normal ini berkembang menjadikanker serviks,





gejala-gejala sebagai berikut :





pada vagina dan tidak normal. Hal ini dapat ditandai dengan



di antara periode menstruasi yang regular, periode menstruasi





Iebih lama dan lebih banyak dari biasanya, pendarahan seterah hubu-



sekual atau pemeriksaan panggul





sakit saat berhubungan seksual.





lanker berkembang makin lanjut maka dapat timbul gejala-gejala





i berkurangnya nafsu makan, perurrunan berat badan, kelelahan,





panggul, punggung dan tungkai, keluar air kemih dan tinja dari





fur, patah tulang.





hi adalah daftar gejala dari 348 penderita yang belum menyebar





Cara Cerdas tlerghadapi Kanker eryiks @





Gejala / Keluhan





lreluhan





\hgina (Menometrorragi)





waktu





bersamar pada bagian bawah


Terlalu sering membersihkan vagina




Apakah Anda sering membersihkan vagina Anda? Janganlah Anda terlalu



sering membersihkan vagina Anda, sebab hal itu ternyata berdampak tidak baik.



Terlalu sering menggunakan antiseptik untuk mencuci vagina dapat memicu



kanker serviks.Hindarilah terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptic.



Dengan mencucinya terlalu sering maka dapat menyebabkan iritasi di servik'



Iritasi ini akan merangsang terjadinya perubahan sel yang akhirnya berubah



menjadikanker.





HPV (Human PaPillomavirus)



Penelitian baru-baru ini memperlihatkan bahwa infeksi HPV dapat



menyebabkan kanker leher rahim.Hal ini terdeteksi menggunakan penelitian



molecular. Pada 99,7% wanita dengan karsinoma sel skuamosa karena infeksi.







B. Faktor Individu





HPV merupakan penyebab mutasi neoplasma (perubahan sel normal menjadi sel ganas).



Terdapat 138 strain HPV yang sudah diidentifikasi, 30 diantaranya dapat



ditularkan melalui hubungan seksual.Dari sekian tipe HPV yang menyerang



dubur dan alat kelamin. Ada 4 tipe HPV yang biasa menyebabkan masalah di



manusia. Seperti 2 subtipe HPV dengan risiko tinggi keganasan. Yaitu tipe 16



dan 18 yang ditemukan pada 70% kanker leher rahim. Serta HPV tipe 6 dan 11



yang menyebabkan 90% kasus genital warts (kutil kelamin).


bahaya lainnya. Dengan begitu jika tidak ada pilihan lain maka hist


baru akan diberikan. Ada tiga macam tipe histerektomi, yaitu :





I Histerektomi total (lengkap)



Histerektomi total (lengkap) adalah mengangkat semua organ secar: mmnUtilli



Pada tipe ini, uterus diangkat bersama mulut rahim. Teknik ini paling :ffiIffi0flitli



dilakukan. Penderita masih dapat terkena kanker mulut rahim, seh,r'qpnmr



masih perlu pemeriksaan Pap smear secara rutin.



I Histerektomi subtotal (parsial)



Histerektomi parsial hanya mengangkat bagian atas uterus yang dia:r,gmml



sedangkan mulut rahim dibiarkan ditempatnya.



I Histerektomi radikal



Histerektomi radikal adalah mengangkat uterus, mulut rahim, bagiari ammn



vagina, dan jaringan penyangga yang ada disekitarnya. Jenis ini biasamnunir



dilakukan pada beberapa kasus kanker.



I Histerektomi dan salfingo-ooforektomi bilateral



Histerektomi dan salfingo-ooforektomi bilateral yaitu pengangkatan uteruq,



mulut rahim, kedua tuba fallopi, dan kedua ovarium. Pengangkatan ovadunn



menyebabkan keadaan seperti menopause.





Cara Operasi



Cara operasi histerektomi juga



I Histerektomi abdominal





[F-r-m::e



+-



+:



a'



fie**



il'



,t



)





il:





I Gl;.





lG;1





ilr?_{





q,ts r





a





{





,l





I



:';;



1





Histerktomi abdominal adalah



dilakukan melalui irisan pada perut,





<@ Bertiani E. sukaca





cara operasi pengangkatan kandunga:



baik irisan vertikal maupun horisontar.


@ Beftiani E. g*aco




Sel skuamosa atipik yang tidak dapat ditentukan artinya (ASCUC)





Atipia linak





ipia kelas Il curiga neoplasia





Lesi intraepital skuamosa derajat rendah (LISDR) atau lesi intraepitel derajat



(LGSL)





Neo





ia intraepitel serviks I (NlS l)





Displasia Ringan





Analisa sebagai human papilloma virus (HPV)





Human Papilloma Virus (HPV)





Kondiloma





Koilositosis





Atipia Virus





Lesi intraepitai skuamosa derajat tinggi (LISDT) atau lesi intraepitel derajr



(HGStL)





Displasia sedang





lasia berat





Neoplasia intraepitel serviks 2 (NlS 2)





Neoplasia intraepitel serviks 3 (NIS 3)





Karsinoma in situ (KIS)


Rabu, 28 Desember 2011

BAGIAN IX




CARA PENGOBATAN KANKER SERVIKS





rL Dengan Vaksin HPV dan Screening



Pada sebuah penelitian menyatakan bahwa kombinasivaksinasi HPV dan



screening dapat memberikan manfaat yang besar dalam pencegahan penyakit



kanker serviks. Vaksin HPV dapat berguna dalam pengobatan sedangkan



screning untuk mengurangi kejadian kanker serviks. Kedua kombinasi inijuga



bisa mengobati kondisi pra-kanker dan serviks pada kasus yang ringan.



Yhksin HPV ada beberaPa tiPe Yaitu:



+ Vaksin HPV yang bisa melawan HPV tipe 16 dan 18. Vaksin terebut dapat



melindugi tubuh dalam melawan kanker.



+ Vaksin HPV yang bisa melawan HPV HPV 6 dan 1 1, juga HPV 15 dan 18.



Khasiat tersebut telah diuji pada uji klinis tahap IIl. Keyakinan hasil uji



ldinis tahap lll ini menunjukan bahwa vaksin-vaksin tersebut dapat membantu



menangkal infeksi HPV dari tipe-tipe diatas. Mencegah lesi pra-kanker pada



wanita yang belum terinfeksi HPV sebelumnya.





Cara Cerdas i|enghadapi Kanker Serviks <@


h["asalah yang ditimbulkan adalah tergantung pada tingkat penyakitnya'


par-ah penyakit maka akan makin besar masalah yang ditimbulkan. Dengan





maka deteksi dini sangatlah diperlukan untuk dapat mengurangi





masalah yang ada.





iksaan berkala pada Kanker Serviks





!*hsalah yang terjadi pada kanker serviks adalah terjadi dalam dua tahun





Dan sangat jarang terjadi sesudah lima tahun. Dengan begitu maka





harus dilaksanakan agar kanker dapat hilang 100%. Pemeriksaan





ffiltakukan dimana saja. Dan dapat menggunakan alat yang dapat





pemeriksaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung ke





pemeriksaan adalah perlu menanyakan dan mengetahui:





.{daeah rasa nyeri?



mdniiah pendarahan vagina?



ltpC;ah dokter sudah mengontrol fungsi saluran pencernaan dan vesika



mum,Aria?



,f;da*rah benjolan?



ilnw*ah dokter telah memeriksa ada tidaknya infeksi saluran pernafasan,



,Nhrnrk dan lain-lain?



,ilhnniah berat badan stabil atau menaik?



mCreh doker telah memeriksa kelenjar getah bening (supra klavikuler



'fu inguinal)?



mCcah doker sudah melakukan perabaan abdomen (hepar, ginjal, asites





cara Cerdas tilenghadapi Kanker serviks @


fungsi sebagaimana mestinya. Keadaan tersebut biasanya disertai dengan




adanya perdarahan dan pengeluaran cairan vagina yang abnormal, penyakit ini





terjadi berulang- ulang.





Kanker Leher Rahim (Kanker Serviks) merupakan sebuah tumor ganas yang





di dalam leher rahim/serviks. Yaitu bagian terendah dari rahim yang





menempel pada puncak vagina. Kanker serviks ini dapat muncul pada perempuan





pada usia 35 sampai 55 tahun. Data yang didapat dari Yayasan Kanker lndonesia





(tahun 2007) menyebutkan setiap tahunnya sekitar 500.000 perempuan didiagnosa





menderita kanker serviks dan lebih dari 250.000 meninggal dunia.





Total 2,2juta perempuan di dunia menderita kanker serviks. Sungguh betapa menakutkannya





kanker ini.





Beberapa data yang lain menyebutkan kanker serviks ternyata dapat tumbuh



pada wanita yang usianya lebih muda dari 35 tahun. Di Indonesia



sekarang diperkirakan dalam setiap harinya terjadi 41 kasus baru kanker



serviks. Parahnya sekitar 20 orang setiap harinya meninggal dunia karena



kanker tersebut.





Di dunia kemampuan kanker ini sebagai pembunuh memang belum



mengungguli kanker paru-paru. Mungkin karena penderitanya hanya pada



wanita saja. Namun walaupun begitu kanker ini tetap menjadi perhatian dunia



sebab angka kematian karena kanker ini menigkat tajam.





Menurut penelitian diAustralia dilaporkan setidaknya ada 85 penderita



kanker serviks dan 40 pasiennya meninggal dunia. Salah satu sumber penularan



utama (75%) adalah hubungan seksual. Sebab kanker ini ditularkan melalui HPV



atau (Human Pappiloma Virus). HPV ini menyerang mulai adanya kematangan


Peraturan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor : 239/ MenkeV Ferllff


1985 tentangZatWarna Tertentu yang dinyatakan Sebagai Bahan Berbahay+



memuat sebanyak 30 zatwarna yang dilarang digunakan untuk pangan tenna$t



rhodamin B dan kuning metanil. Pelarangan tersebut tentunya berkaitan dengA



dampaknya yang merugikan kesehatan manusia. Potensi risiko yang dap*



ditimbulkan dari masing-masing keempat bahan berbahaya tersebut adafl





sebagai berikut:



I Boraks beracun terhadap semua sel. Bila tertelan senyawa ini dap*



menyebabkan efek negatif pada susunan syaraf pusat, ginjal dan hati. Giqid



merupakan organ yang paling mengalami kerusakan dibandingkan dengn



organ lain. Dosis fatal untuk dewasa berkisar antara 15-20 g dan untuk anak-



anak 3{ g. Bila tertelan, dapat menimbulkan gejala-gejala yang ternrrde



meliputi badan terasa tidak nyaman (malaise), mual, nyeri hebat pada penn



bagian atas (epigastrik), pendarahan gastroenteritis disertai muntah daraL



diare, lemah, mengantuk, demam, dan rasa sakit kepala.



I Formalin (larutan formaldehid), paparan formaldehid melalui saluran



pencernaan dapat mengakibatkan luka korosifterhadap selaput lendir saluran



pencernaan disertai mual, muntah, rasa perih yang hebat dan perforasi



lambung. Efek sistemik dapat berupa depresi susunan syaraf pusat, koma



kejang, albuminaria, terdapatnya sel darah merah di urine (hematuria) dan



asidosis metabolik. Dosis fatal formalin melalui saluran pencernaan pernah



dilaporkan sebesar 30 ml. Formaldehid dapat mematikan sisi aktif dari proteirr



protein vital dalam tubuh, maka molekul-molekul itu akan kehilangan fungsi



dalam metabolisme. Akibatnya fungsi sel akan terhenti.


akhirnyamenjadikanker.Mengapabisamenyebabkanabnormal?Se


suatu pemicu untuk membuat sel-sel yang seharusnya belum matang,





untuk matang itu. Hal itu yang menyebabkan sel-sel menjadi tidak t



Sel-sel tua seharusnya akan mati dan tergantikan yang muda' Namun





ada suatu pemicu atau virus maka sel-sel itu akan berkembang dengn



terkontrol. Sel-sel yang tua tetap aktif dan sel muda juga akan berpru





Dengan begitu maka sel akan mengalami kelebihan dan dapat berubah





sel-sel kanker.



Virus HPV yang ganas ini meraih keuntungan dari zona





mana beragam tipe sel-sel servikal bertemu pada pertemuan yang tipir



HPVjugadapatmenyebabkansel.selyangbelummatangtidakmendd





p"rr*k""n mulut rahim. Virus menyerbu sel-sel yang belum matang. K



Lereproduksi di dalam sel-selyang membelah diri. Sel-sel matang akan





squilmous lalu muncul di permukaan. Partikel virus yang terinfeksi md



diridari sel-set squamous matang. Kemudian menyerbu lagi sel-sel basd





jumlah lebih banYak.





E. Cara Penularan Virus HPV



cara HPV menularkan virusnya dapat dilakukan dengan berbagi



yaitu:





I Melalui jalur seksual



Jalur seksual dapat dilakuakan dengan beberpa hal yaitu huh





intim, kelamin-kelamin, mutut-kelamin, tangan-kelamin. Kebanyakan


Selasa, 27 Desember 2011

$st'em yang umumnya digunakan untuk pembagian stadium kanker


-adalah sistem yang diperkenarkan oreh Internationar Federation of





and Obstetrics (FIGO). pada sistem ini, angka romawi O sampai



rbarkan stadium kanker. Semakin besar angkanya, maka kanker





serius dan dalam tahap lanjut.





!"ang pastt.



:oto thoraks, BN





MRI, bone scan





n pada





: tumor





. Untuk





>3000,





0' stadium ini disebut juga carcinoma in situ (crS). Tirmor masih



hanya tumbuh di lapisan sel serviks.





I, Kanker telah tumbuh dalam serviks, namun belum menyebar



rn. Stadium I dibagi menjadi:





* *eriliup LAl, Dokter tidak dapat merihat kanker tanpa mikroskop.



, &datramannya kurang dari 3 mm dan besarnya kurang darl Z mm.





qr &dium IA2, Dokter tidak dapat merihat kanker- tanpa mikroskop.



, mOammalnya antara 3-5 mm dan besarnya kurang dari 7 mm.





I *s:T IB1, Dokrer dapat merihar kanker dengan mata teranlang. ukuran



lfl* lebih besar dari 4 cm.





*dium IB2, Dokter dapat merihat kanker dengan mata teranjang. ukuran



kffii besar dari4 cm.





II' Kanker berada di bagian dekat serviks tapi bukan di ruar panggur.



ll dibagimenjadi:





t srriirrm tA, Kanker meruas sampai ke atas vagina, tapi berum menyebar



flularingan yang lebih dalam darivagina.





r) lftrd;iup ilB, Kanker terah menyebar ke jaringan sekitar vagina dan serviks,



mrmn belum sampai ke dinding panggul.





Cara Cerdas lterghadopi Kanker Servik @


2. Adeno Carcinoma


+ Endocervical



+ Endometroid



+ Clear cell paramesonephric



+ Clear cell mesopephric



+ Serous



+ Intestinal



3. Mixed Carsinoma



+ Adenosquamous



+ Mucoepidermoid



+ Clossy cell



+ Adenoid cystic



4. Undifferentiatied carcinoma



5. Carcinoma tumor



6. Malignant melanoma



7. Malignant non epithelialtumors



+ Sarcoma: mixed mullerian, leiomysarcoma, rhabdomyosarcoma



+ Lymphoma









Jenis yang paling sering terjadi adarah jenis skuamosa.Jenis ini ditemukan



hampir 90%. sedangkan adeno carcinoma hanya sebanyak 5%. Danjenis yang lain



adalah sebanyak 5%. Karsinoma squomosa kadangkala berasal dari kelompok



sel-selyang berdeferensiasi. Atau bisa juga berdeferensiasi dengan sel lain yang



disebut dengan small cell. sel ini berbentuk kumparan atau kecil serta terlihat



bulat. Dan batas tumor tidak jelas. Jenis sel ini berasal dari sel atau reserved


F, Kejadian dan Frekuensi




Kejadian kanker serviks di Indonesia memang tinggi. Dari Departet



Kesehatan Rl memperkirakan kejadian per tahun kanker serviks hingga 100





penduduk Indonesia. Coba kita lihat dari data dibawah ini mengenai d



kanker serviks menurut daerah di Indonesia:





Daerah





Total





tu



/o





Medan





262





1,01





Padang





?,60





Palembang





5l





I,96





Bandung





2161





8,31





Semarang





2347





9,O2





Yogyakarta





I 205





4.63





Surakarta





I 502





5.77





Surabaya





9761





37,51





Malang





895





3,44





Denpasar





769





2,96





Makassar





538





2,45





Manado





297





,14





Jakarta





541





20,8





Sumber: Cermin Dunia Kedokteran


Menurut penelitian jika menggunakan metode kontrasepsi barrier


(Penghalang), terutama yang menggunakan kombinasi mekanik dan hormon



memperlihatkan penurunan angka kejadian kanker leher rahim yang diperkirakan



karena penurunan paparan terhadap agen penyebab infeksi. Sedangkan jika



memakai kontrasepsi oral yang dipakai dalam jangka panjang yaitu lebih dari



5 tahun dapat meningkatkan risiko relatif 1,53 kali. WHO melaporkan risiko



relatif pada pemakaian kontrasepsi oral sebesar 1,19 kali dan meningkat sesuai



dengan lamanya pemakaian.





Jika Anda ingin memilih KB apa yang tepat maka Anda dapat berkonsultasi



dahulu dengan dokter Anda. Agar Anda dapat terhindar dari kanker leher



rahim ataupun kanker yang lain. Karena itu wanita pemakai pil KB harus rutin



menjalani pemeriksaan Pap smear (minimal 1 kali dalam 1 tahun). Di lain pihak,



wanita pemakai pil KB memiliki resiko kanker ovarium ataupun kanker leher



rahim yang lebih rendah.





Beberapa efek jika kita menggunakan pil KB yaitu sejak pertama kali



pemakaian pil KB perdarahan tidak teratur. sering terjadi pada beberapa bulan



pertama pemakaian pil KB, jika tubuh telah menyesuaikan diri dengan hormon



biasanya perdarahan abnormal akan berhenti.





Beberapa bulan setelah berhenti menggunakan pir KB, kemungkin tidak



akan terjadi menstruasi, tetapi obat ini tidak menyebabkan berkurangnya



kesuburan secara permanen. Akan terjadi mual nyeri tekan pada payudara,



perut kembung, penahan cairan, peningkatan tekanan darah dan depresi



karena efek dari perubahan estrogen. Penambahan berat badan, jerawat,



dan kecemasan karena efek samping yang berhubungan dengan progestin.





Cara Cerdas tl4enghadapi Kanker &rVt6 @


G. Mortalitas Pada Kanker Serviks


Penyakit kanker serviks adalah penyakityang sangat lambat namun





Gejalanya juga sangatlah sulit untuk diindikasikan itu adalah sebuah





lfi@nffirftn iang di,





aemakitrn





:rmanca detek





yang ad,





berlca





lUmrsalam 1efig ter





ianr sang,ar ja





:anus drNal





dli;ruUlr..:}n glirypl





rgmerilksaal





lmmnry{i:seafi a&





;ffi@ud:asa nleri?



,,ffi&Sern pendara,har



/ffic*E[r cocrten sud



t]milmrn:ri'





,MtrJ rnjolan?



rWW6m i'ol;rer rela



l{hmu.s;an nain-lain?



,Mm,atn' :erar hadal.:





ffieti cioker rela



&m ryur:ain?





ganas.Jika Anda adalah penderita yang bisa mengindikasikan penyakit ini



dini maka dapat sembuh 100%.





Namun biasanya orang mengetahui kanker ini pada stadium



sehingga tidak tertolong lagi. Akibat serius dari penyakit ini maka





kematian yang menjadi akhir dari penyakit ini. Semakin tinggi r



penyakitnya memang semakin sedikit penderita yang dapat bertahan





survive. Di bawah ini adalah tabel penderita kanker menurut FrGo yang



diobati pada tahun1990-1992 (l 1.9a5):





@ Bertiani E. setkaca





Cermin Dunia Kedokteran No. 133,


terjadi hidronefrosis. Selain itu, bisa juga timbul nyeri di


lainnya.





+ Pada stadium lanjut, badan menjadi kurus kering karena



edema kaki, timbul iritasi kandung kencing dan poros usus





bawah (rectum), terbentuknya fi stel vesikovaginal atau



timbul gejala-gejala akibat metastasis jauh.





B. Keadaan Sel Pra Kanker





Sel-sel permukaan kanker leher rahim bisa tampak tidak nond





bisa juga menjadi ganas. para peneliti yakin bahwa beberapa pcr



abnormal pada sel-sel leher rahim adalah awar dari sebuah perjalam





yang dapat menyebabkan kanker. Hal itu diawali dengan keadaan pre



dapat menjadi kanker.





Perubahan ketidaknormalan sel-sel permukaan serviks disehr





lesi skuomosa intraepitel. Lesi dapat berarti kelainan jaringan. sc



intraepitel berarti sel-sel yang tidak normar hanya ditemukan d





permukaan. Sel-sel ini bisa dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu:





l. Lesi Tingkat Rendah



Lesi tingkat rendah adalah perubahan awal pada ukuran,





jumlah sel yang membentuk permukaan serviks. Ada beberapa led





rendah menghilang dengan sendirinya. Namun ada pula lesi yang



tumbuh menjadi lebih besar dan lebih tidak normal. Lesi ini dapat m


dosis 46 Gyatl




Untuk





BEDI0/BED3=





tumor prinu





28,8/54 Gy, atr





iter tidak dapt





kurang (sba





untuk dioperasl





n pada kuru





digantikan dengao





daerah tumor primer saja sebagai booster, dosis 20 Gy atau BED10/BED3 =



2ry33,3 Gy dan dengan teknik 3 atau 4 lapangan radiasi.





Radiasi intravaginal





I Radiasi intravaginaldapat diberikan dengan dosis 18 Gy. Itu setara dengan





lED10EED3 : 26,8/54 Gy pada ketebalan 1,5-2 dari permukaan vagina.



Bila pasien bersifat residif lokoregional, maka hanya diberi radiasi



cksterna saja. Dan apabila perlu booster terbatas juga hanya dengan radiasi



drsterna saja. Radiasi intrakaviter hanya diberikan bila letak residif di puncak





l:agina dengan ukuran tidak lebih dari3 cm. Bentuk radiasiyang diberikan harus



nenyangkut aspek-aspek:



+ Individualisasi



+ keluhan yang perlu mendapatkan palias



+ Sasaran dapat tumor primer atau metastasis saja



+ Dosis yang diberikan radiasi tidak melebihi 40 Gy atau setara dengan



BED10/BED3 : 48/66,7 Gy.





Sasaran Radiasi



$asaran radiasi pada kanker serviks adalah:



I Tumor primer



+ Kelenjar panggul





Efek Radiasi



Dibawah ini adalah tabel untuk mengetahui apa saja efek radiasi setelah





Cara Cerdas llenghadapi Kanker Serviks <@


Senin, 26 Desember 2011

dan lain-lain)?


+ Apakh dokter sudah melakukan perabaan masa tumor?



+ Bagaimana aktivitas seksual Anda?



+ Apakah Anda menggunakan alat kontrasepsi?



+ Apakah Anda pernah mengikuti tes untuk pemeriksaan kanker?



Untuk lebih jelasnya coba pelajari tabel dibawah ini:


i kanker lehe




merokok.





menimbulkan





deodorant





sering maka





akan me





berubah





Sebaiknya





rutin. Namun bila





dengan zat-zat





untuk





ian bedak pada vagi





ovulasi dan pada sc



masuk akan menempd,



berubah sifat menjail





I itu dilakukan tenc





iritasi Anda seharusnto





iledokter'MintalahresepuntukpengobatanvaginaAnda.Denganbegitu





akan terhindar dari segala jenis kanker'





hrilah Lemak Yang Tinggi '



Salah satu pemicu timiJnya kanker adalah berkaitan erat dengan pola





seseorang. Wanita yang banyak mengkonsumsi lemak akan jauh lebih



r terkena kanker. untui *"n.egah timbulnya kanker, sebaiknya hindari





msi makanan berlemak tinggi dan mulai mengkonsumsi makanan





sehat dan segar.



Daripada Anda mengeluarkan uang banval'it* O":O:l:1i1:*:::





,i"t, pof. makan Anda. Anda harus menyiapkan beberapa menu seimbang



'.ni.g.kesehatanAnda.Sebabkesehatanitulebihpentingdariapapun





lhldari Hubungan seks terlalu dini'



Hubungan seks terlalu dini ternyata dapat menyebabk"" tt:li::





mfrta benar-benar dapat beresiko terkena kanker. ukuran kematangan bukan



G* dilihat dari kapan ia sudah menstruasi atau belum' Namun kematangan



--.^-l^^^+ 'Ii





Hr;;;;itnJir."rL"" dengan kemarangan sel-sel mukosa yang terdapat di



rbput kulit bagan rongga tubuh'



Padaumumny.",""l-,"lmukosabarumatangsetelahwanitatersebut



husia 20 tahun ke atas. Seorang wanita yang rawan terkena kanker adalah



lrrgmenjalinhubungansekspadausiaremaja.Ataupalingrawanbiladilakukan



lc t*rn uria 16 tahun. Karena sel-sel mukosa pada serviks belum matang'





Cara cerdas rl4erghadapi Kanker serviks @


fiemoterapi.




irynyata dapat





: membunuh





yang sehat.





. Efek





dan luasnya





a.





kaan serviks





mekanker. Efek





"lnran encer dari





:rsa mengalami





n:erasi histerek-





obat pereda





berkemih dan





lh bisa dipasang





+ Setelah menjalani histerekromi. penderita





tidak akan mengalami menstruasi





lagi.



+ Banyak penderita png



tomi.





mengalami gangguan emosional setelah histerek_





+ Tidak bisa hamil lagi.



+ Pandangan penderita terhadap seksualitasnya bisa berubah dan penderita



merasakan kehilangan karena dia tidak dapat hamil lagi.



Histerekomi biasanr.a tidak mempengaruhi gairah seksuar dan kemam_



puan untuk melakukan hubungan seksual. oleh sebab itu beberapa saat setelah



pembedahan, aktir.itas penderita harus dibatasi agar penyembuhan berjalan



lancar. Aktivitas normal (rermasuk hubungan seksual) biasanya bisa kembali



dilakukan dalam *,akru 4g minggu.





Akibat Radioterapi



Dalam menjalani radioterapi pasien juga



gangguan. Gangguan selama menjalani radioterapi



+ Penderita dapat mudah mengalami ketelahan



seminggu sesudahnya. Doker menyarankan



Anda dalam konsisi yang sangat lemas.





akan mengalami gangguan-



adalah:



yang luar biasa, terutama



harus tetap aktif meskipun





+ Sering terjadi kerontokan rambut di daerah yang disinari



+ Kulit menjadi merah, kering serta gatal_gatal.



+ Mungkin kulit akan menjadi rebih gerap. Area yang disinari sebaiknya



mendapatkan udara yang cukup. Namun harus terliniurig aari sinar matahari.



Penderita sebaiknya tidak menggunakan pakaian yang bisa mengiritasi





Cara Cerdas filetghadapi Kanker Serviks @


BAGIAN VIII


TENCEGAH KANKER LEHER RAHIM





lncegah Displasia



Fencegahan displasia atau pra kanker adalah mencegah sebelum datang-



tnker leher rahim. Banyak sekali yang dapat kita lakukan. Hal ini dapat



h*an dengan pencegahan primer dan pencegahan sekunder.



ht ini adalah cara menghindari displasia kanker leher rahim:





regahan Primer



Pencegahan primer adalah sebuah pencegahan awal kanker yang



ra- Hal ini untuk mengindari faktor resiko yang dapat dikontrol. Cara-cara



cgahan primer adalah sebagai berikut:



Tirndalah hubungan seksual sampai usia diatas remaja



Batasijumlah pasangan



Menolak berhubungan seksual dengan yang mempunyai banyak



Pasangan





Cara Cerdos lterEhadapi Kanl

radiasi intrakaviter.




Pada pasca melahirkan, pengobatan sama dengan saat normal.





diberikan radiasi eksternal dahulu kemudian baru radiasi intrakavirer





C. Persalinan



Jenis persalinan yang disarankan adalah



+ seksio sesarea



+ persalinan perviagam



+ persalinan perabdominal





D. Stadium Kanker Serviks Pada Kehamilan



Stadium kanker serviks pada kehamilan dapat dibagi menjadi:





a Stadium l,A



+ Tiimester I



Dilakukan abortus provokatus dan dilanjutkan dengan radiasi



histerektomi totalis.





+ Ti.imester II (sampai20 minggu)



Dilakukan histerektomi dan dilanjutkan dengan radiasi atau



dan dilanjutkan dengan radiasi atau histerektomi totalis.



+ Tiimester II > 20 minggu, atau Tiimester III





Ditunggu sampai janin viable, kemudian dilakukan seksio sesarel



dilanjutkan dengan histerektomi total atau radiasi.


Minggu, 25 Desember 2011

BAGIAN III




FAKTOR YANG MEMPENGARUHI





KANKER LEHER RAHIM





A . Fakor-faktor resiko





+ Makanan





rpa raktor predisposisi ka"r1 19Jr..;;; ;;;;ffi;ffi ilt*?:Ifl JlilJ]



l,,l j;rflf::f:::gan 1 a ki_r a ki. oi i,,i,.r, i n i akan ki ta j er aska n satu





apa saja faktor-raktor yans dapat memp;";;*il;#ijiJiff ff





hlctor Resiko





,lllakanan





Ada beberapa peneritianyang menyimpurkan bahwa defisiensi asam forat



ffiii:f ::,",,5::r_,:r o,,ot,:o".,rr,n dan sedang. Makanan





mungki n j u ga m en i n *I1ru1n .i, i r." r",:irli ";ffiffi ,:;;,fi "f; # #ffi :



h makanan yrng ."ri"ft, g.t. k ."i* *r,"ol (vitamin A), Vitamin C,





Card Cerdas netghadapi Kanker Servitcs @


pengobatan:


Efek radiasijaringan kanker setelah radiasi





Notq;0.1 respon radiasi buruk, Ila-llb respon radiasi baik



E Biopsi



Pengobatan dengan biopsi adarah pengobatan dengan cara





Dengan biopsi dapat ditemukan atau ditentukan jenis karsinomanya. t



dilakukan jika pada pemeriksaan panggur tampak suatu pertumbuhan





luka pada serviks, atau jika pap smear menunjukkan suatu abnormalir,as


Angka kejadian kanker servik dalam kehamilan ditemukan




sampai 13 kasus dalam 10.000 kehamilan. Dan pada sebuah senter di





bahwa l% wanita yang didiagnosa dengan kanker serviks di temukm



hamil.





Pendarahan vagina yang terjadi ada dua sebab utama yairr-r





kehamilan dan kanker. Jika seorang wanita hamil dan mengalami pe





maka dapat diindikasikan bahwa wanita tersebut terkena kanker servik.





adanya masalah itu maka wanita hamil yang mengalami pendarahan





diperiksa dengan serius. Sebab diagnosis karsinoma in situ pada ke





sukar ditentukan.





Jika diagnosa KIS diterapi dengan konisasi maka akan menve



abortus (20%l dan partus prematurus (20%). Diagnosis yang paling tepal





dengan menggunakan biopsy.





B. Pengobatan Kanker Serviks Pada Kehamilan



Meskipun sedang hamil namun kanker serviks dapat dita



Namun perlu diingat untuk menanggulangi kanker ini harus mem





beberapa aspek. Untuk merencanakan pengobatan ada tiga hal yarag


1. Apa yang Dimaksud Dengan Tes Pap Smear?


Pemeriksaan Pap Smear merupakan suatu test yang aman dan





Telah dipakai bertahun-tahun lamanya untuk mendeteksi kelainan- I



yang terjadi pada sel-sel leher rahim. Terjadinya kanker serviks ditandai





,arnyr pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang abnormal, tetapi





sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker.



Pengobatan yang tepat akan segera dapat menghentikan sel-sel



abnormal sebelum berubah menjadi sel kanker. Sel-sel abnormaltersebut





dideteksi dengan "Pap Smear test" sehingga semakin dini sel-sel abn'g't



terdeteksi. Semakin rendah risiko seseorang menderita kanker leher rahirn-





Tes pap smear juga bisa diartikan sebagaipemeriksaan epitelporsio



endoservik uteri untuk pemantauan adanya perubahan diporsio atau sel





pada tingkat pra ganas dan ganas. Dengan begitu tenaga kesehatan E



t"rp"r"o p"nting dalam memberikan Komunikasi lnformasi Edukasi (KIE)'





mh hss





MEmll





t





ffi





trf





GI





ilfrrrrh



r u*nfif



ffih



tmlhch



r[lllflnffim





mmq61ttrf





ru





ffiitrl



m'd





ti





m





pnfiirEm Cl



lffirtHnn m





Pemberian informasi ini ditujukan pada wanita usia subur dengan





nganjurkan melakukan pemeriksaan Pap Smear secara teratur. Pasien dianju



untuk makan-makanan yang bergizi seimbang, istirahat cukup, menjaga





bersihan terutama daerah genetalia. Hal itu dilakukan untuk menghindari





halyang dapat meningkatkan risiko timbulnya kanker leher rahim,



Pemeriksaan "Pap Smear test" dapat dilakukan di:



+ Rumah Sakit Pemerintah.



+ Rumah Sakit Swasta'



+ Laboratorium swasta, dengan harga yang cukup terjangkau'



+ Dan tempat-tempat yang menyediakan fasilitas pap smear'


F. Kolpomikroskopi


Kolpomikroskopi adalah pemeriksaan yang bergabung derrym





smear. Kolpomikroskopi dapat melihat hapusan vagina (Pap Smearr



pembesaran sampai 200 kali





G. Pemeriksaan Lainnya



l. Sitologi





Sitologi adalah pemeriksaan untuk mendeteksi lesi secara dimi,





kanker masih dalam tingkat displasia dan NIS. Ketelitian sitologi



bila dilakukan dengan baik.





Sasaran





The American Cancer Society menyarankan pemeriksaan ini



rutin pada wanita:



+ Wanita yang belum menunjukkan gejala-gejala.





+ Wanita yang berunnur 20 tahun atau lebih dengan tingkat seksual



+ Wanita kurang dari 20 tahun bila secara seksual ia sudah aktif.





Cara Pemeriksaan



Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara:



+ Setiap tahun 2x berturut-turut





+ Apabila negatif,, pemeriksaan berikutnya paling sedikit setiap 3 talrm



+ Dilakukan hingga berumur 65 tahun.


diharapkan


mengenai





Untuk me'





Namun





jika tidak





r dengan





tidak





buhan



hanya





akan diberi





Pengobatan dari Timur



Pengobatan dari wilayah timur memang sangatlah banyak. Namun



biasanya pengobatan ini tergolong pada pengobatan ffadisional. Contoh



pengobatan dari timur adalah:



+ Bekam



+ Akupuntur



+ Obat herbaldan lainnYa.



obat dari timur biasanya kerap digunakan sebab biayanya sangatlah



murah apabila dibandingkan dengan pengobatan barat. Namun hasilnya



terkadang kurang memuaskan. Pengobatan kanker dari timur sifatnya seperti



kungfu. Pasukan Anda, yaitu sel darah putih akan diberikan stimulus supaya



mahir melawan musuh. Pengobatan ini memang memerlukan waktu.



Keuntungan menggunakan obat ini adalah:



+ Lebih murah



+ Tidak ada efek samping



+ Merupakan mekanisme pertahanan paling bagus dalam jangka panjang





Efek Samping



Anda sudah mencoba kedua obat dari timur dan barat? Atau Anda



mencoba keduanya? Maka yang perlu diperhatikan adalah efek samping obat



tersebut. Bagaimana tanda obat yang baik? Tandanya adalah obat tersebut



harus bisa memberantas kanker, mengurangi rasa sakit dan mencegah kanker



agar tidak kembali.





Cara Cerdos t4enghodapi Kanker Servik <@


Sabtu, 24 Desember 2011

dari data diatas dapat disimpulkan bahwa penderita kanker serviks adalah terbesar dari jenis kanker yang ada.




C. Bagaimana kanker leher rahim bisa terjadi?





Gejala umum kanker adalah dikarenakan adanya pertumbuhan sel yang



tidak normal dalam tubuh. Namun sebelum sel-sel tersebut menjadi kanker



terjadi perubahan bentuk yang dialami oleh sel-sel tersebut. Perubahan itu



tidak hanya satu atau dua tahun saja. Perubahan itu memakan waktu hingga



bertahun-tahun sebelum menjadi kanker.





Sebenarnya selama jeda tersebut jika Anda telah mengetahui bahwa



Anda terkena kanker leher rahim maka hal tersebut dapat dicegah. Anda dapat



menghentikan sel-sel yang tidak normal tersebut sebelum berubah menjadi



sel kanker. Sel-sel yang abnormal tersebut dapat dideteksi dengan kehadiran



tes yang disebut dengan pap smear tes. sehingga semakin dini sel-sel abnormal



tadi terdeteksi, semakin rendahlah resiko seseorang menderita kanker leher rahim.





serviks atau leher rahim/mulut rahim terletak di bagian ujung bawah



rahim yang menonjol ke liang senggama (vagina). Lalu bagaimana kanker leher



rahim bisa terjadi? Apakah karena juga adanya pertumbuhan sel yang tidak



normal dalam tubuh? Kanker leher rahim memang bisa terjadi dikarenakan adanya pertumbuhan yang tidak normal dalam tubuh. Namun perkembangan kanker serviks secara bertahap, tetapi progresif. Proses terjadinya kanker



ini dimulai dengan sel yang mengalami mutasi lalu berkembang menjadi sel


+ mengidap penyakit infeksi menular seksual


C. Mendiagnosis Serviks dengan Kolposkopi





Kolposkopi merupakan sLlatu pemeriksaan untuk melihat perm



leher rahim. Pemeriksaan ini menggunakan mikroskop berkekuatan :





yang memperbesar permukaan leher rahim. Perbesarannya dari 10-40 i{4fr1,



utuirn noimal. lni dapat membantu mengidentifikasi area permukaar t





rahim yang menunjukan ketidaknormalan'





Cara Penggunaan



Prosedur menggunakan pemeriksaan dengan kolposkopi adalah



berikut:





+Pemeriksaankolposkopidilakukandiatasmejapemeriksaangi





+Pertama-tamaserviksdiolesdenganlarutankimia(asamasetat





membersihkan lendir yang meliputi permukaan serviks'



+ setelah daerah yang tidak normal terlihat, kolposkopi diposisiliarr'



mulut vagina dan seluruh permukaannya diperiksa'



+ Gambar permukaan serviks bisa didokumentasikan dengan karnana





tersebut.



+ Jika ditemukan daerah yang tidak normal, sampel jaringan akan



dengan menggunakan alat biopsy kecil'





+Beberapasampeldapatdiambilsesuaibesarukuranareayang


E. Tuba Fallopi




Tuba Fallopi mempunyai nama lain antara lain tabung failopi, oviduk dan



buluh rahim. Tuba fallopi merupakan dua buah saluran yang begitu halus yang



menghubungkan ovarium dengan rahim. Pada manusia pinjangnya berkisar



antara 7 hingga l4 cm.



saat ovum berkembang dalam ovarium ia diselubungi dengan lapisan



yang disebut dengan follikel ovarium. Apabila ovum matang maka folikel dan



dinding ovarium akan runtuh. Hal ini akan membuat ovum beipindah memasuki



tuba fallopi. Dari sana lalu perjalanan dilanjutkan ke arah rahim dengan bantuan



cilia. Saat tiba di tuba fallopi maka ia akan menempel di dalam endometrium



ketika mencapai rahim. Ini dapat menjadi pertanda terjadinya kehamilan.





F Leher Rahim (Cervix)





Leher rahim merupakan bagian dari alat reproduksi yang sering ditumbuhi



kanker. Leher rahim terletak di bagian bawah rahim. Tugasnya aaalah membantu



jalannya sperma dari vagina menuju rahim. Leher rahim mengeluarkan jenis



lendir tertentu dengan hrgas yang berbeda-beda. Jenis-jenis lendir itu berada



dalam daerah yang berbeda-beda.



Jenis-jenis lendir yang ada di dalam leher rahim adalah:



+ Lendir daerah L, Lendir ini menyebabkan rasa basah serta lengket. Tugasnya



menghancurkan sprema yang bermutu rendah dan membentuk jaringan



untuk mendukung daerah lendir S dan P



+ Lendir daerah G, Lendir daerah G adalah gestagenic yang begitu pekat dan


buah ini mengandung zat tumbuh bagi sel kanker'




I Durian, duku, nanas, dan anggur



MengapaAndatidakbolehmengonsumsibuahdurian,duku"





dan anggur? Sebab ketiga buah tersebut dapat menghasilkan alkohol



merangsang berkembangnya sel kanker. Untuk itu maka hindarilah t





itu jika Anda ingin sembuh dari ancaman kanker'





3. Minuman





I Minuman ringan



Minuman ringan ternyata dapat memicu kanker' Begitu juga





drink juga mempunyaisifat karsinogen yang merupakan bahan pemica:



I Es atau minuman dingin





Es atau minuman dingin ternyata dapat mengganggu ke"





peredaran darah. untuk itu hindarilah minuman dingin atau es.



I Alkohol





Alkohol dapat merangsang aktivitas bawah sadar sehingga -





oksigen dalam tubuh menurun. Dengan begitu maka kondisi Anda jugr



menurun. Hindarilah minuman inijika Anda ingin terbebas dari kanker"


+ Reaksi limfosit


+ Nekrosis



+ lnvasi ke saluran limfe dan vaskuler



; Invasiparametrium



+ Batas sayatan vagina



) Metastasis kgb termasuk ukuran



+ Jumlah kgb yang terinfiltrasi.



Pemeriksaan ini digunakan bila sudah ada gejala-gejala yang pasti.





C Radiologik



Pemeriksaan radiorogik adarah dapat dengan foto thoraks,



(optimal cr Scan abdomen-pervis dengan kontras, USG dan MRr, bone



bone survey).





- Endoskopi



Pemeriksaan sistoskopi dan rektoskopi hanya dilakukan pada



lanjut (>stadium il)





I Laboratorium





Pemeriksaan darah tepidan kimia darah rengkap (optionar : tumorn



SCC untuk karsinoma skuamosa dan cEA untuk adenokarsinoma). untuk





diberikan radiasi sekurang-kurangnya : Hb r0 gr%, Leukosit >3000,


Fngion. Namun bisa juga menggunakan gelombang panas (hyperthermia).


cctornu.ng panas ini digunakan untuk mendapatkan respon radiasiyang lebih



baik untuk tumor-tumor tertentu.





Seputar tentang Radiasi



Terapi radiasi ditemukan setelah Rotgent menemukan sinar X pada



ilovember 1985. Tidak lama kemudian lalu curie menemukan Radium pada



nhun 1898. Radium ini kemudian digunakan untuk kepentingan terapi radiasi'



[adium ini juga menjadi pelopor brachytherapy'



Dengan adanya penemuan-penemuan baru itu maka merambah pula ke



lfdangyanj lain. Bidang Radiofisika dan Radiobiologiberkembang menjadi dasar



png"trtru.n dan penerapan dalam bidang ilmu Radioterapi. Perkembangan



lnng lain adalah berkembang pula cabang ilmu yang mempelajari keganasan.



i:"U.ng ini disebut dengan onkologi. Pada berbagai cabang ilmu yang lain juga



berkembang antara lain, Onkologi Dasar; Histopatologi Onkologi, Onkologi



Iedik, Onkologi Bedah, Onkologi Ginekologi, Onkologi Radiasi, dan lain-lain



Dengan perkembangan adanya radioterapi, maka juga ditemukan ber-



lrgai alat canggih berupa pesawat radiasi eksternal, brakiterapi, Tieatment



tanning System, Simulator, CT Scan Simulator, yang keseluruhannya telah



Ekomputerisasi.



Dengan berkemabangnya teknologi sekarang, radiasi jauh berkembang



-njadi lebih baik. Radiasi berkembang dengan adanya teknik-teknik radiasi,



nhingga radiasi dapat diberikan dengan akurat dan aman'





Cara &rdos rl4eryhadapi Kanker Servik <@


Jumat, 23 Desember 2011

$r durian, duku,




Frsitt




!h hindarilah





!r Begitu juga dengan





lan bahan Pemicu





mengganggu



;foi atau es.





h sadar sehingga





la kondisi Anda juga



rbebas dari kanker'





tDging dan lkan tuin



hging (saPi, kerbau, kambing, babi)



|p! t"rs"Uut dapat memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.



F



hrr asin



I n "n asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian



lhgg" menjadi Uitran allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh'



ih,yr, tubuh akan merasa meriang, gatal-gatal, dan bengkak. Sementara





bgi pende.ita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa





ai uagi"n tubuh yang terkena kanker. selanjutnya karena ada gangguan





(penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak





benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan'



van! teuin memprihatinkan, beberapa produsen pengolah ikan sering





formalin atau bahan pengawet mayat, bukan pengawet makanan.





ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin





mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker'





yang Diawetkan





Dlakanan awetan, mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi



brsinogenaktif.



llakanan yang dibakar dan digoreng, bagian yang gosong atau hangus



rengandung zat karsinogen'





Cara Cerdas llerghadapi Kanker *eruiks

terjadipada




kontraindikasi anestesi.



+ Penderita kanker stadium ll b



+ Penderita kanker stadium lll b



+ Penderita kankersadium Ma



Penderita menunjukkan respon radiasiyang baik pada evaruasi awar.



setelah mendapat radiasi 30-40 Gy/34 minggu, setara BEDt0EED3= 4g_



66,7 Gy.





I Radioterapi Berrujuan paliatif



Radioterapi paliatif merupakan bentuk pengobatan dimana tidak ada lagi



harapan untuk hidup pasien untukjangka panjang. cara pengobatan ini adarah



menghilangkan gejala dan keluahan yang diderita pasien.



Tujuan pengobatan paliatif adalah:



+ Untuk menjaga kualitas hidup pasien di sisa hidupnya.



+ Menghilangkan keluhan dan gejala.





+ Membuat pasien hidup dengan lebih baik. .



Sasaran pengobatan paliatif tentu diberikan kepada





mengalami stadium lanjut. Misalnya diberikan pada :



+ Stadium IVa, Pada stadium ini pasien tidak lagi



pemberian dosis kuratif



+ Stadium IVb





+ Pasien residif, Metastase jauh di luar daerah radiasi pertama





orang yang telah





memenuhi syarat untuk





Cara Cerdos Kanker &ruiks <@


bahaya lainnya. Dengan begitu jika tidak ada pilihan lain maka hi




baru akan diberikan. Ada tiga macam tipe histerektomi, yaitu :



I Histerektomi total (lengkap)



Histerektomi total (lengkap) adalah mengangkat semua organ secan





Pada tipe ini, uterus diangkat bersama mulut rahim. Teknik ini paling





dilakukan. Penderita masih dapat terkena kanker mulut rahim, sfi





masih perlu pemeriksaan Pap smear secara rutin.



C Histerektomi subtotal (parsial)



Histerektomi parsial hanya mengangkat bagian atas uterus yang



sedangkan mulut rahim dibiarkan ditempatnya.



I Histerektomi radikal





Histerektomi radikal adalah mengangkat uterus, mulut rahim, bagian





vagina, dan jaringan penyangga yang ada disekitarnya. Jenis ini bi





dilakukan pada beberapa kasus kanker.



I H isterektomi dan salfi ngo-ooforektomi bilateral



Histerektomi dan salfi ngo-ooforektomi bilateral yaitu pengangkatan ut€rrq.



mulut rahim, kedua tuba fallopi, dan kedua ovarium. Pengangkatan orrarin



menyebabkan keadaan seperti menopause.





Cara Operasi



Cara operasi histerektomijuga terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:



I Histerektomi abdominal



Histerktomi abdominal adalah cara operasi pengangkatan kandungm



dilakukan melalui irisan pada perut, baik irisan vertikal maupun horisond


&s. Terutaml




fungsihepr





is ke hepa4,





pelvis dan aorta





menggunakan false





yang tinggi.





(Computed Tomography)





Pemeriksaan ini dapat menggantikan pemeriksaan limfografi. seberapa



ketelitiannya sampai sekarang belum jelas diketahui.





i dan sigmoidoskopi





sistoskopi dan sigmoidoskopijarang dilakukan pada stadium awal. Ke-





jika ada gejala-gejala atau ada gangguan buang air kecil atau buang air besar.





ini perlu pada stadium IIB, III dan IVA. untuk keperluan skrining,



sitologi urin dan hema test feses sudah cukup memadai.





€ara Cerdas tlletghadapi Kanker seviks @


akanterbentuksuafubudapyangmenonjolkanperilakukehidupanyangaman




(safety culnrel di tengah masyarakat'



PemerintahdalamhaliniBadanPoMbersamajajarannyayaituBalai



Besar potVt/ Balai proM secara rutin melakukan pengawasan dan pengamanan



termasuk melakukan sampling terhadap sejumlah sampel yang diduga



mengandungbahanberbahaya"nt''"lain:tahu,miebasah,kerupuk,ikanasin



dan sebagainya untuk dilakukan uji laboratorium terhadap produk- produk



tersebut, serta melakukan tindakan pengamanan yang sesuai'



Dalamrangkameminimalisirpraktekpenggunaanbahankimiayang



salah dalam pangan maka Badan Pengawas obat dan Makanan tidak dapat



melakukannya sendiri- Terdapat sejumlah aspek yang bukan merupakan



kewenangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan' Salah satu diantaranya



adalah pengaturan di bidang tata niaga dan distribusi bahan berbahaya



y.ng *"ruf"k"n kompetensi dari Departemen Perdagangan. Baru-baru ini



bepartemen Perdagangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan RI



N o. 04ilr{-Da S lPer?fz;Ftentang Distribusi dan Pengawasan Bahan Be rbahaya'



yangdiamandemendenganPeraturanMenteriPerdaganganNo.S/T\4-DAG/





PER/62006.





Cara Cerdas lteryhadapi Kanker &ntik <@


tersebut pada serviks adalah menurunkan status imun lokal sehingga dapat


kokarsinogen infeksi virus.





Sebuah penelitian menunjukkan, lendir serviks pada wanita perokok mengandung





nikotin dan zat-zat lainnya yang ada di dalam rokok. Zat-zat tersebut





akan menurunkan daya tahan serviks di samping merupakan kokarsinogen





infeksivirus. Tembakau merusak sistem kekebalan dan mempengaruhi





kemampuan tubuh untuk melawan infeksi HPV pada serviks.







Merokok meningkatkan tingkat reproduksi virus human papilloma (HPV)





pada laki-laki. Ini ditemukan oleh sebuah penelitian di Jerman. Merokok juga





mempercepat pengembangan sel yang disebut sel Squamous Intraepithelial Lesions (SIL).



Sel yang dapat menyebabkan kanker leher rahim.





+ Penggunaan Celana Ketat





Kondisi lingkungan vulva dan vagina dapat diakibatkan karena pemakaian celana





yang ketat. Benarkah itu? Terutama jika bahan celana itu terbuat dari





kan yang dapat menghambat pernafasan daerah vulva dan vagina misalnya nillon.





Sebetulnya secara umum tidak ada dampak langsung dari pemakaian celana





ketat atau legging terhadap kesehatan alat reproduksi perempuan.





Dampak tersebut akan bisa muncul jika digunakan terus menerus dalam jangka





yang lama.





Mengapa hal itu bisa terjadi? Secara normal di dalam vagina terdapat banyak





mikro organisme yang sebagian besar tidak membahayakan tubuh. Hanya



sekitar 5% saja bakteri pathogen yang berkeliaran dalam vagina. Namun jika



ada bakteri dari luar yang menyerang maka bakteri tersebut dapat berkembang.


Kamis, 22 Desember 2011

tidak akan turun. Sedangkan jika lesi meluas (> 2,5 cm). Maka tetapi turun sampai 50%.


+ Vaporisasi laser. Evaporasi laser pada HGSIL memberikan keberhasilan sampai 94% untuk



lesi tidak luas dan92% untuk lesi luas. HGSIL yang disertai NIS III memberikan indikasiyang kuat untuk dilakukan histerektomi.







Pada 795 kasus HGSIL yang dilakukan dengan konisasi didapatkan risiko residif atau kegagalan 0,9-1,2%.







2. Manajemen Mikroinvasif





Diagnosa untuk stadium IA1 dan IA2 hanya dapat diberitahukan setelah





adanya pemeriksaan intensif Pemeriksaan intensif dapat dilakukan dengan:





+ Biopsi cone dengan batas sel-sel normal, Pemeriksaan dengan biopsi



positif menunjukkan CIN III atau kanker invasive. Bila hasil menunj





CIN Ill maka sebaiknya dilakukan biopsi cone ulangan. Sebab



stadium penyakitnya lebih tinggiyaitu lB.





+ Trakelektomi



+ Histerektomi.



+ Kolposkopi



Pemeriksaan dengan kolposkopi dianjurkan untuk





kemungkinan adanya Vaginal Intraepithelial Neoplasia (vAIN). Har ini di





sebelum dilakukan terapi definitif. Pada staging serviks rA1 dapat di





dengan histerektomitotal baik abdominal maupun vaginal. Apabila ada





atau vAIN maka vagina yang harus ikut diangkat. pertimbangan fertilitas



pasien-pasien dengan stadium ini mengarahkan terapi hanya pada biopsi


Vitamin E




sedangkan makanan yang dapat berkhasiat dalam pencegahan kanker



adalah bahan-bahan antioksidan seperti: advokat, brokoli,kol, wortel, jeruk



anggur,bawang, bayam, tomat. Vitamin E, vitamin C dan beta karoten juga



mempunyai khasiat antioksidan yang kuat. Antioksidan merupakan bahan



yang dapat melindungi DNA/RNA terhadap pengaruh buruk radikal bebas yang



terbentuk akibat oksidasi karsinogen bahan kimia. Sumber dari vitamin E



adalah banyak terdapat dalam minyak nabati (kedelai, jagung, biji-bijian dan



kacang-kacangan). Sedangkan vitamin C banyak terdapat dalam sayur-sayuran dan buah-buahan.





+ Ganguan Sistem Kekebalan





wanita yang terkena gangguan kekebalan tubuh atau kondisi imunosupresi



(penurunan kekebalan tubuh dapat terjadi peningkatan terjadinya kanker leher



rahim. pada wanita imunokompromise (penurunan kekebalan tubuh) seperti



transplantasi ginjal dan HIV dapat mengaksererasi (mempercepat)pertumbuhan



sel kanker dari noninvasif menjadi invasif (tidak ganas menjadi ganas).





+ Pemakaian Konbasepsi





Penggunaan kontrasepsi pil dalam jangka waktu lama (5 tahun atau lebih)



meningkatkan risiko kanker leher rahim sebanyak 2 kali. Mengapa pil KB



dapat memberikan efek negatif untuk kanker reher rahim? Mengapa tugas pil KB



adalah mencegah kehamilan dengan cara menghentikan ovurasi dan menjaga



kekentalan lendir servikal sehingga tidak dilalui sperma.


Xxnbr*




$**.*d



erst€*nd





S"*reti



tM#





Dalam kondisi diatas adalah perkembangan dari selyang normal



yang tidak normal lalu menjadi kanker' Sel-sel dlt*,911'-t1-1^, ii:





t"U"r"p" sel sajayang berubah' Sedangkan dalam kondisi abnormal I



abnormalberpengaruh pada sel-selyang bisa ditemukan di seluruh





grri, rnutut r"t irn. Sel-sel abnormal menjadi berbahaya setelah virus



gen dan kemudian menetaP di DNA'





HPV Onkogenik





WanitamempunyairesikoterhadapinfeksiHPVonkogenik.Virus



yang mengakibatkan kanker leher rahim' S9c1a global' n.OY:tp: 1:,TT





o..igrn tipe 1g dapat menyebabkan 70 oto dari seluruh kejadian kanker sa



SelJin itu, tipe 45 dan 3i menduduki urutan ketiga dan keempat tipe





penyebab kanker serviks, sedangkan tipe 16'18' 45 dan 31 secara bt



Lertanggung jawab atas g0 % kejadian kanker serviks diseluruh dunia.





nRv drp"t dengan mudah ditularkan melalui aktivitas seksual' \rt



demikian ransmisi tidak tergantung dari adanya penetrasi' Cukup





sentuhankulitdiwilayahgenitaltersebut(SkinToSkinGenital